SPLDV
persamaan linear dengan dua variable mempunyai bentuk umum:
dengan a, b, dan c adalah biangan Real dan a>0, b>0
penyelesaian dari persamaan dapat kita peroleh dengan memberi nilai secara sembarang terhadap salah satu variablenya kemudian menentukan nilai variabel lannya.
SPLDV adalah dua atau lebih persamaan linear dengan variabel yang disajikan ecara bersamaan.
himpunan penyelesaian dari SPLDV dapat ditentukan dengan beberapa cara yakni
Metode Grafik
Langkah-langkah:
- Ubah setiap persamaan menjadi bentuk y=mx+cy (opsional tetapi memudahkan).
- Tentukan dua titik untuk masing-masing persamaan.
- Gambar kedua garis pada bidang Cartesius.
- Titik potong kedua garis adalah solusi SPDV.
- Jika x=0 → y=6 → titik (0, 6)
- Jika y=0 → x=6→ titik (6, 0)
- Jika x=0 → −y=3 → y=−3 titik (0, -3)
- Jika y=0 → 2x=3 → x=1,5 → titik (1,5 ; 0)
METODE SUBTITUSI
Konsep:
Salah satu persamaan diubah sehingga salah satu variabel terisolasi (misal y= … atau x= …).
Kemudian hasil tersebut disubstitusikan ke persamaan lain.
contoh soal :
Isolasi salah satu variabel
Dari persamaan kedua:
Substitusi ke persamaan pertama
Selesaikan
Kembalikan nilai y ke rumus
jadi sousinya adalah
METODE ELIMINASI
Menghilangkan (meng-eliminasi) salah satu variabel dengan cara menjumlahkan atau mengurangkan dua persamaan.
contoh :
Eliminasi variabel yyy
Perhatikan bahwa koefisien yyy sudah +2y dan -2y, jadi tinggal dijumlahkan.
hitung
subitusikan kembali ke persamaan
jadi solusi
MENCARI DAERAH PENYELESAIAN DARI PERSAMAAN LINEAR
Daerah penyelesaian adalah wilayah pada bidang koordinat yang memuat semua titik (x,y) yang memenuhi suatu pertidaksamaan linear atau sistem pertidaksamaan linear.
contoh bentuk pertidak samaan
2x+3y≥12
Setiap pertidaksamaan akan membentuk setengah bidang pada grafik.
LANGKAH-LANGKAH MENENTUKAN DAERAH PENYELESAIAN
Ubah pertidaksamaan menjadi persamaan garis
Misalnya:
2x+y≤6
Ubah dulu menjadi garis batas:
2x+y=6
Tentukan dua titik untuk menggambar garis
Jika x=0⇒y=6 → titik (0,6)
Jika y=0⇒x=3→ titik (3,0)
Gambar garis batas
Jenis garis:
- Garis penuh (—) → jika tanda ≤ atau ≥ (titik-titik di garis termasuk solusi)
- Garis putus-putus ( - - - ) → jika tanda < atau > (titik di garis tidak termasuk solusi)
atau juga bisa mencari daerah penyeesaian dari 3 persamaan
contoh :