Google ClassroomGoogle Classroom
GeoGebraTarefa

Garis

Garis merupakan himpunan titik yang memanjang tak hingga ke dua arah. Garis juga dapat di definisikan sebagai jalur lurus yang tidak memiliki ketebalan dan tidak memiliki batas baik ke kiri maupun ke kanan. Garis diwakili dan diberi nama oleh dua titik berbeda yang terletak di atasnya. Ada 2 cara melakukan penamaan untuk garis, yaitu:
  1. garis yang dinyatakan dengan satu huruf kecil, contoh garis f, garis l, dan sebagainya
  2. garis yang dinyatakan dengan perwakilan dua buah titik ditulis dengan huruf kapital, misal garis AB, garis CD, dan sebagainya
Garis AB di atas dinotasikan dengan yang menyatakan bahwa garis tersebut memuat titik A dan B. Berbeda dengan garis, ruas garis merupakan bagian dari garis yang dibatasi oleh dua buah titik pada ujung dan pangkalnya. Ruas garis dapat diukur panjangnya.
Garis dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan y = mx + c bila menggunakan koordinat. Adapun macam-macam relasi antar garis adalah sebagai berikut:
  1. Garis Sejajar jika tidak berpotongan atau tidak mempunyai titik sekutu, memiliki gradien (kemiringan) sama yaitu m1 =m2
  2. Garis Berpotongan jika kedua garis tersebut memiliki satu titik potong atau bertemu di satu titik yaitu ketikaa m1 m2
  3. Garis Tegak lurus jika gradien m1 × m2 = −1 (asal tidak vertikal).
    Contoh Garis l: y = 2x + 1 dan garis m: y = 2x − 3 adalah sejajar karena m1=m2=2